Pemberdayaan program pemberdayaan justru berubah dengan segala sesuatu

Topics: Free samples

Type:

Sample donated:

Last updated: December 22, 2019

Pemberdayaanmasyarakat sekarang ini menjadi tren yang populer bagi semua lembaga untukberkontribusi kepada masyarakat. Namun apakah tren ini membentuk suatumasyarakat yang mandiri? Menurut pendapat penulis belum. Program-programpemberdayaan masyarakat yang di laksanakan sekarang ini baik dari pemerintah,maupun NGO belum efektif menjadikan  masyarakat yang benar-benar madiri, karenaprogram pemberdayaan yang di lakukan selama ini seringkali hanya mengasumsikanmasyarakat sebagai objek yang di berdayakan. bahkan kadangkala pihak pemberdayajuga membawa nilai-nilai baru yang seragam dan harus di aplikasikan oleh masyarakattanpa mempertimbangkan nilai-nilai kearifan local yang sudah turun temurun diwarisioleh masyarakat.

Idealnya pemberdayaan masyarakat harus berangkat dari nilai-nilaidan dinamika masyarakat, bersumber dan dilakukan atas kemauan masyarakatsendiri dan pihak pemberdaya hanya memencing atau pen-stimulus kekuatanmasyarakat. Masyarakat sejak terbentuknya sudah memiliki nilai kearifan bersama,dalam masyarakat sudah terbentuk sebuah system yang diakui bersama dan mapanmelalui pergolakan social yang panjang dan teruji. Atas dasar itulah sebenarnyamasyarakat memiliki modal social untuk berdaya sendiri.

Don't use plagiarized sources.
Get Your Custom Essay on "Pemberdayaan program pemberdayaan justru berubah dengan segala sesuatu..."
For You For Only $13.90/page!


Get custom paper

Program-programpemberdayaan yang selama ini dilakukan justru merusak modal social yang sudahtertanam di masyarakat. Sebuah contoh,di wilayah dampingan penulis yaitu diDesa Galih Sari Kecamata Lalan Sumatra Selatan yang awalnya sebelum adanyaprogram-progran CSR, masyarakat masih rutin melakukan kegiatan gotong-royongatau “royongan” dalam bahasa local dalam melakukan pebaikan jalan desa,penggarapan sawah, dan kerja bakti membersihkan lingkungan desa. Tapi setelahadanya program pemberdayaan justru berubah dengan segala sesuatu yang dinilaidengan uang, masyarakat akan bekerja jika ada upahnya (uang). Dalam hubungannyadengan pemberdayaan, bahwa sebenarnya masyarakat sendiri sudah menyimpan tenagadalam yang cukup besar yaitu sebua modal social. Ironisnya modal social tersebutterkikis oleh paket pemberdayaan dari pihak luar yang seringkali dipaksakan. Olehsebab itu masyarakat harus diberi ruang kretifitas yang lebih dalam merumuskankebutuhan, potensi, peluang dan tantangan secara mandiri.

Berdasarkangagasan  diatas, penulis berasumsi bahwasebenarnya program pemberdayaan masyarakat desa seharusnya bertujuan untukmenjaga keberlangsungan hidup dan kemakmuran masyarakat. Dalam hal ini,keberlangsungan hidup adalah kemandirian dalam melakukan berbagai aktifitasbaik dilakukan dengan cara individu ataupun dengan cara kelompok, demi memenuhikebutuhan materi maupun non-materi secara berkelanjutan dan mandiri. Menumbuhkanpotensi masyarakat desa berarti harus mendorong proses pembelajaran bersamaantar pihak pihak yang terkait didalamnya untuk mengetahuai masalah-masalahyang dihadapi,  mengenali suberdaya yangdimiliki dan menyusun kekuatan utuk mengatasi permasalahan.  

Choose your subject

x

Hi!
I'm Jessica!

Don't know how to start your paper? Worry no more! Get professional writing assistance from me.

Click here